Tuesday, July 1, 2014

Titik Rawan Banjir di Samarinda

Samarinda selain sebagai ibukota, Samarinda telah sering menghadapi banjir sejak dulu. Kali ini kita akan membahas beberapa titik rawan banjir di Samarinda. Untuk pengendara harap berhati-hati ya bila ketika hujan melewati jalan tersebut. Di antaranya adalah berikut

Simpang Empat Mal Lembuswana

Titik Rawan Banjir di Samarinda
 Nah tempat yang tidak asing lagi di Samarinda kalau masalah banjir. Simpang empat mall Lembuswana sudah terkenal dari dulu dengan banjirnya yang tinggi kalau sudah hujan lebat.


Jadi jalan alternatifnya kalau dari jalan letjen Suprapto ke jl. Sutomo bisa lewat jl. Anggur kemudian belok kanan ke arah rumah sakit umum A.W.Syahranie atau lurus ke jalan monginsidi kemudian tembus ke Jl. Pahlawan. begitu juga dengan sebaliknya.

Kalau dari jl. Suprapto ke jl. M. Yamin bisa lewat Forvo kemudian tembus ke jalan kedondong. Begitupun juga sebaliknya. Kalau dari jl. M. Yamin ke jl. Dr. Sutomo seperti tadi lewat Forvo kemudian nyebrang ke jalan Dr. Suwondono lewat RSU kemudian belok kiri. Sedangkan untuk yang mau ke jalan Letjen S. Parman atau sebaliknya saya masih belum tau di mana jalan alternatif bila lewat ke jalan tersebut.

Simpang Empat Sempaja.

Titik Rawan Banjir di SamarindaDisini juga daerah rawan banjir. Kebetulan rumah saya pribadi di jalan A.W.Syahranie 4, yang berarti berdekatan dengan simpang empat sempaja jadinya ya ketika berangkat atau pulang sekolah sering terkena banjir di sini. Yah walau sudah lolos lewat banjir di lembuswana tapi akhirnya terkena juga banjir di perempatan sempaja. 

Tapi ya beginilah  Samarinda dan sekarang ketika hujan habis hujan lebat saya lebih memilih memutar lewat air hitam kemudian lewat jalan anggur. Alternatif kalau dari jalan Wahid Hasyim ke jalan P.M. Noor bisa lewat jalan di daerah Stadion Madya Sempaja begitu juga sebaliknya.

Jalan P. Antasari

Titik Rawan Banjir di SamarindaDi Jalan P. Antasari juga dengan kawasan padat kendaraan apalagi di lampu merah membuat Jalan ini terasa panas dilewati. Selain itu di sini sering terjadi banjir tinggi bahkan motor matic pun hampir tenggelam bila sudah melewati jalan ini. 

Jadinya ya kalau hujan lebat kalau tidak ada urusan yang penting disarankan tidak melewati jalan ini. Alternatif bila ingin ke tepian kalau dari simpangan air hitam bisa melewati jalan Anggur, lurus saja kemudian belok kanan turun ke jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, lurus lagi ke jalan Ks. Tubun dalam, kemudian lurus ke jalan Pasundan, di sini hanya luruus saja dan di ujung jalan bisa terlihat tepian mahakam. Kalau dari jalan Juanda pun juga bisa, dari Jalan Wijaya Kusuma XII kemudian belok kiri ke jalan Siradj Saman atau jalan baru, dan belok kanan ke jalan pasundan di daerah kampung jawa.

Jalan P. Suryanata
Titik Rawan Banjir di Samarinda
Jalan Suryanata juga kalau orang yang tinggal di sana memang susah lewat kalau habis hujan lebat. Ya karena banjir tingginya yang bisa buat motor tenggelam. Harusnya ya di jalan ini lebih banyak dilakukan pembenahan karena jalan di suryanata gak terlalu lebar tapi di siang hari jalan ini padat sekali dengan kendaraan. Juga dengan pembuangan selokan yang gak terlalu besar dan dalam membuat banjir semakin parah. Kawasannya pun juga padat penduduk jadinya kalau lewat jalan ini ketika selesai hujan lebat harap dipertimbangkan dahulu.

Daerah rawan banjir pun sering terjadi di kelurahan berikut yaitu Kelurahan Sempaja Selatan, Temindung, Jawa, Karang Mumus, Sambutan, Air Hitam, Pelabuhan, Bugis, Air Putih, Teluk Lerong Ilir, Lempake, Harapan Baru, Temindung Permai dan Bukuan.s

Masih banyak lagi daerah rawan banjir lagi di samarinda seperti di jalan Imam bonjol, jl. Arif rahman hakim dan jl. Basuki rahmat, Serta akhir-akhir ini di jalan DI. Panjaitan yang sebenarnya berada di daerah tinggi. Tapi intinya warga Samarinda terus berharap agar masalah banjir di Samarinda terus dibenahi agar tiap  tahun Samarinda tidak selalu menjadi daerah langganan banjir.


Titik Rawan Banjir di Samarinda 
"SEKALI MINUM AIR MAHAKAM,
TERPIKAT JANJI HATI TERPENDAM                                                                            
PASTI KEMBALI KE SAMARINDA SAYANG,
ITULAH BUKTI KESATIAN MAHAKAM "

SEKIAN DULU TULISAN KALI INI  SEMOGA BERMANFAAT 


Oleh Penulis