Thursday, July 10, 2014

Cerita daerah berdirinya kota Samarinda


Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi cerita daerah berdirinya kota Samarinda.

           Pada masa itu wilayah kerajaan Kutai Kertanegara terbentang dari Sangkulirang di sebelah Utara hingga sekitar Sungai Teleke di Selatan.kemudian ke pedalaman hingga mencapai daerah pegunungan Batu Ayan,Batu Tingang dan Batu Bulan (ini dikenal dengan Pegunungan Meratus dan Pegunungan Muller). Hingga wilayah kota Samarinda,Kota Balikpapan,Kabupaten Penajam Paser Utara (Bagian Utara),Kabupaten Kutai Kartanegara,Kabupaten Kutai Barat,Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang sekarang ini.   

       


           Pada seminar Sejarah Kota Samarinda yg dihadiri oleh para ahli sejarah baik sejarawan lokal maupun sejarawanan nasional pada tanggal 21 Agustus 1987,dihasilkan keputusan berdasarkan bukti bukti sejarah yg ada ,bahwa hari jadi Kota Samarinda ditetapkan pada tanggal 21 Januari 1668.

           Sejak zaman dahulu putra-putra Sulawesi Selatan (Suku Bugis-Makasar)terkenal dengan jiwa pelaut yg gagah berani,dengan perahu Pinisnya,mereka pernah menguasai pelayaran di perairan sekitar Australia bahkan sampai ke Madagaskar.    
    

     Disulawesi Selatan khususnya ,sejak abad ke-14 ada beberapa kerajaan yg terkenal seperti: Kerajaan Gowa,Bone,Sidenreng,Suppa,Wajo,Soppeng,Ajattappareng dal Luwu. Banyaknya kerajaan-kerajaan tersebut,maka potensi konflik berupa gesekan-gesekan politik(kekuasaan) sangat signifikan untuk terjadi.Kerajaan Gowa dan Bone berhasil bersatu saat Sultan Hasaniddin memegang tahta kerajaan di Gowa.sebagian di antara mereka hijrah ke Kerajaan Kutai Kertanegara di bawah pimpinan La Mohang Daeng Mangkona.

              Rombongan tiba di Kalimantan Timur di atas tercatat dalam sejarah karena rombongan Panglima Limboto tercatat sebagai pendiri kampung Bugis di Tanjung Redeb Kabupaten berau , La Mohang Daeng Mangkona diberikan tempat oleh raja Kutai yg Belakangan menjadi kota Samarinda,Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur saat ini.                                   

 Semula rombongan tersebut memilih daerahsekitar muara sungai karang mumus (daerah Selili sekarang.Tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan di dalam pelayaran karena airnya berputar dan banyak kotoran sungai,selain itu terlindung oleh Gunung.kemudian mereka pindah kedaerah seberang, yakni Samarinda Seberang sakarang ini.                     

 Dengan rumah rakit yang berada di atas air,harus sama tinggi antara rumah satu dan lainnya,yg melambangkan ”tidak ada perbedaan derajat,apakah bangsawan ataukah rakyat biasa,semua SAMA derajatnya”.Dengan lokasi yg berada disekitar muara sungai,dan kiri-kanan sungai dataran rendah atau “RENDA”. Diperkirakan dari istilah inilah lokasi pemukiman tersebut dinamakan SAMARENDA atau lama kelamaan (dengan ejaan ) menjadi SAMARINDA.

Setelah diadakan permufakatan antara mereka,maka perkampungan itu diberi nama SAMARENDA yang berarti:tidak ada yg lebih tinggi keturunan bangsawannya. Ini ditunjukan dengan rumah-rumah mereka yg di rakit-rakit,tidak ada yg lebih tinggi dari yang lainnya guna menampakan rasa persamaannya diantara mereka di rantau orang. sejak itulah perkampungan mereka dinamakan SAMARENDA dan sekarang ditulis dan diucapkan SAMARINDA.       

Ketika pemerintah Belanda menjadikan lokasi Samarinda Kota sebagai pusat Pemerintahan di Afdeeling Oost-Borneo,maka peranan Samarinda kian berkurang dan akhirnya perkampungan Samarinda diubah menjadi SAMARINDA SEBERANG.Tidak berapa lama Samarinda sudah terkenal sebagai pusat perdagangan di perairan Mahakam,dan penduduknya terus bertambah,baik dari pendatang orang Bugis maupun orang-orang Kutai di dekitarnya,sehingga terbentuk menjadi 3 kampung,yakni Kampung Mesjid,Kampung Dagang dan Kampung Pasar.         

 Kota Samarinda terus diperintah di baeah Pua Ado ( yg setiap pengangkatannya di setujui oleh raja Kutai ).Diadakan pemilihan Pua Ado baru,dan terpilihlah sepuppu La Mohang Daeng Mangkona,yg bernama La Sawedi Daeng Mappoji ( Sitebba ),Sebagai Pua Ado kedua.Samarinda bertambah pesat kemajuannya.Pelabuhan yg diperbesar ,memudahkan arus angkutan barang perdagangan antara Samarinda dengan Makasar dan kota-kota lainnya.Sebagaian besar penduduk Samarinda masih tunduk patuh kepada raja Kutai,sesuai dgn sumpah mereka dahulu untuk terus mengabdi kepada raja Kutai.raja-raja Kutai sejak kedatangan rombongan Bugis (tahun 1668 ),sudah ada percampuran darah dengan raja-raja Bugis,sehingga raja Kutai adalah raja mereka juga.


Dari catatan yg dapat dikumpulkan bahwa dari tahun 1668 sampai dengan tahun 1906 ada 10 orang Pua Ado yg memerintah di Samarinda.sesudah tahun 1906 Samarinda diberi kedudukan sebagai Distrik Samarinda Seberang yg dipimpin oleh Raden Panji Ario Projo ( tahun 1906-1910 ) semasa Sultan Mohammad Alimuddin.
  1.   La Mohang Daeng Mangkona (tahun 1673-1746 ) 
  2.   La Sawedi Daeng Mappoji sebagai Pua Ado II (tahun 1746-1750) 
  3.   Kapitan Nahkoda La Tojeng Daeng Ripetta sbagai Pua Ado III (tahun 1750-1799)
  4.   Kapitan La Made Daeng Punggawa Gelar Pua Ado IV (tahun 1799-1817 )
  5.   Uwa’na Soeboe Gelar Pua Ado V (tahun 1799-1817 )
  6.   Uwa’na Pangole Gelar Pua Ado VI ( tahun 1817-1843 ) 
  7.   Haji Siduppa Daeng Parani Gelar Pua Ado VII ( tahun 1843-1852 ) 
  8.   Haji Barong Daeng Parage Gelar Pua Ado VIII ( tahun 1852-1867 )
  9.   Puanna Rappe Daeng Pesuro Gelar Pua Ado IX ( tahun 1861-1867 )
  10.   Ade Lompo E,yang Langsung Di Bawah Pengawasan Sultan ( tahun 1870-1906 )


dengan dikalahkannya Kerajaan Kutai di dalam peperangan maka pada tanggal 11 Oktober 1844 Sultan Muhammad Salahoeddin terpaksa menandatangani perjanjian,yg mengakui pemerintahan Belanda sebagai yg dipertuan.Didalam  usaha KPM melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru daerah jajahan Belanda ,maka pelayaran di Sungai Mahakam juga menarik perhatian.karena itu pemerintahan Belanda di wilayah ini terus berusahan mencarii lokasi yg terbaik untuk pelabuhannya.Dari penelitian teknis dipilihlah peraian sekitar kota Samarinda yg terbaik,yg dapat berlabuh kapal sampai ribuan ton,dengan kemudahannya kapal dapat berputar haluan,karena sungai di wilayah ini cukup lebar.
 
Demikian pula dengan Samarinda yg di seberang , bertambah  pudar kemegahan yg pernah dimiliki pada masa-masa sebelum tahun 1900-an.Kepudarannya itulah,menyebabkan semula ia disebut dengan SAMARINDA,tetapi lama kelamaan secara perlahan-lahan perananannya sudah terbalik,bahkan kemudian lebih dikenal dengan nama SAMARINDA SEBERANG,dan kota Samarinda yg dibangun oleh Belanda,semula ada bagian dari kampung pasar-dari kota Samarinda Seberang,menjadilah ia sebagai Kota SAMARINDA yg kita kenal sekarang ini.
"SEKALI MINUM AIR MAHAKAM,
TERPIKAT JANJI HATI TERPENDAM                                                                  
PASTI KEMBALI KE SAMARINDA SAYANG,   
ITULAH BUKTI KESATIAN MAHAKAM "

SEKIAN DULU TULISAN KALI INI  SEMOGA BERMANFAAT  


sumber: http://sari-arum-s.blogspot.com/ 

1 comments

KISAH NYATA..............
Ass.Saya ir Sutrisno.Dari Kota Jaya Pura Ingin Berbagi Cerita
dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
internet dan menemukan nomor Ki Kanjeng saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya di kasih solusi,
awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Kanjeng alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
Kanjeng di nmr 085320279333 Kiyai Kanjeng,ini nyata demi Allah kalau saya tidak bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.

KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!

((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))

Pesugihan Instant 10 MILYAR
Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :

Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
dll

Syarat :

Usia Minimal 21 Tahun
Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda

Proses :

Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
Harus siap mental lahir dan batin
Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
Pada malam hari tidak boleh tidur

Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :

Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
Ayam cemani : 2jt
Minyak Songolangit : 2jt
bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt

Prosedur Daftar Ritual ini :

Kirim Foto anda
Kirim Data sesuai KTP

Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR

Kirim ke nomor ini : 085320279333
SMS Anda akan Kami balas secepatnya

Maaf Program ini TERBATAS .