Wednesday, June 25, 2014

Kebudayaan Kota Samarinda

             Ya sebenarnya Samarinda itu ditinggali oleh para pendatang-pendatang dari berbagai daerah. jadinya kebudayaan di samarinda itu telah tercampur-campur dengan kebudayaan dari daerah lain. tetapi Samarinda juga memiliki kebudayaan asli. Khususnya di daerah wisata budaya desa Pampang. Apa itu desa Pampang? ini ceritanya



Desa Pampang adalah sebuah desa budaya yang berlokasi di Sungai Siring, Kota Samarinda, Kalimantan Timur dan merupakan objek wisata andalan kota Samarinda.
Sekitar tahun 1960-an, Suku Dayak Apokayan dan Kenyah yang saat itu berdomisili di wilayah Kutai Barat dan Malinau, hijrah lantaran tak mau bergabung atau tak ingin ikut ke wilayah Malaysia dengan motif dan harapan taraf pendapatan atau ekonomi yang menjanjikan. Rasa nasionalisme mereka inilah yang membuat mereka memilih tetap bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mereka menempuh perjalanan dan berpindah-pindah selama bertahun-tahun, hanya dengan berjalan kaki. Untuk menyambung hidup, mereka singgah di tempat-tempat yang dilaluinya dan berladang. Kehidupan mereka terus berpindah-pindah untuk berladang. Sehingga akhirnya mereka sampai di kawasan Pampang. Akhirnya mereka hidup di Desa Pampang dan melakukan berbagai kegiatan masyarakat, seperti bergotong-royong, merayakan natal, dan panen raya.

Kebudayaan Kota Samarinda

Kebudayaan Kota Samarinda

Kebudayaan Kota Samarinda

Kebudayaan Kota Samarinda

 Terdapat rumah adat lamin sebagai pusat kegiatan masyarakat, dengan hiasan ornamen khas Dayak Kenyah. Bagi pengunjung yang berminat dapat masuk ke bagian dalam lamin dengan didampingi masyarakat lokal. Disinilah festival budaya biasanya diadakan dengan berbagai macam penampilan.  Biasanya  pementasan tari (atraksi kesenian) setiap hari minggu pukul 14.00 – 15.00 wita, seperti: kancet punan letto, kancet lasan (gong), hudoq, manyam tali, kancet nyelama sakai, pemung tawai, tari burung enggang, tari leleng, pangpanga. Terdapat penyelenggaraan Upacara Adat Pelas Tahun setiap bulan Juni, sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah berupa panen dari hasil pertanian masyarakat setempat.
Kebudayaan Kota Samarinda

"SEKALI MINUM AIR MAHAKAM,
TERPIKAT JANJI HATI TERPENDAM
PASTI KEMBALI KE SAMARINDA SAYANG,
ITULAH BUKTI KESATIAN MAHAKAM "

SEKIAN DULU TULISAN KALI INI  SEMOGA BERMANFAAT
                 

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Desa_Budaya_Pampang